Rabu, 14 Januari 2015

Desainer Muda

Desainer Muda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Linda, kamu di panggil Bu Virny, tuh!” ujar Milly kepada Linda yang masih sibuk dengan baju pesanan pelanggan. Linda adalah seorang remaja yang sudah bekerja di salah satu butik terkenal di Bandung.
“Bu Virny? ada apa ya, tumben…” gumam Linda. karena rasa penasaran menggelayuti pikirannya, Linda pun bergegas menuju ruang Bu Virny, sang pemilik butik.
tok… tok… tok… Linda mengetuk pintu sebanyak 3 kali.
“Masuk…” jawab sesorang dari dalam. Linda membatin, pasti Bu Virny. Linda pun membuka pintu dan mendapati Bu Virny sedang duduk santai di kursinya.
“Linda… Ibu ingin bicara sesuatu denganmu” ujar Bu Virny ketika Linda duduk di kursi yang berada dihadapannya.
“Sesuatu apa ya Bu?” tanya Linda.
“Ibu mengusulkan agar kamu menjadi perwakilan butik kita di ajang Desainer Muda besok, jadi… Ibu harap, kamu setuju, bagaimana?” jelas Bu Virny. Linda yang tidak me
... baca selengkapnya di Desainer Muda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Abdiku Untukmu, Ibu

Abdiku Untukmu, Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku terbangun di pagi itu dengan penuh kedamaian. Ku dengar kicau burung dan mentari menambah hangat sambutan pagi. Aku Silvia, umurku 17 tahun sekarang. Ibuku seorang single parent. Ya, ayahku sudah di panggil yang maha kuasa ketika umurku masih 4 tahun. Segera aku bangun dan menuju ke kamar mandi, setelah itu memakai baju seragam, dan keluar dari kamarku. Aku menengok ibu yang sedang menyiapkan dagangannya.
“Nak, sarapan dulu. Tuh makanannya udah Ibu siapin di atas meja,” kata Ibu.
“Iya, makasih ya bu,” jawabku sambil tersenyum.

Seselesainya aku sarapan, ku pakai sepatuku, kemudian pamit pada ibu.
“Bu, Silvi pergi dulu ya. Assalamu’alaikum,” aku pamit pada Ibu sambil mencium tangannya.
“Wa’alaikumsalam. Hati-hati di jalan ya nak,” kata Ibu. Kalimat itu selalu Ibu ucapkan sebelum aku pergi sekolah.

Hari itu aku tidak merasakan hal yang aneh. Semua sama seperti biasanya. Namun hal yang mengejutkan terjadi ketika aku pulang sekolah. Ibuku tidak ada di rumah, tetanggaku bilang
... baca selengkapnya di Abdiku Untukmu, Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 07 Januari 2015

Facebookmania: Buah dari Impian Besar

Facebookmania: Buah dari Impian Besar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Agung Praktapa

Barack Obama meniti ke gedung putih dengan cara yang sangat meyakinkan. Menang mutlak atas rivalnya Mc Cain. Apa kunci suksesnya dari kemenangan besar ini? Banyak pihak yang menilai Obama sangat cerdas dalam melakukan komunikasi dengan para pendukungnya. Dan sekarang sudah mulai terkuak bahwa Obama menggunakan facebook untuk berkomunikasi dengan calon pemilih. Tidak hanya itu memang, berbagai channel dia lakukan, termasuk melalui blog, namun penggunaan facebook dinilai yang paling efektif untuk mencapai sasaran.

Demam facebook merupakan fenomena yang menarik untuk dibahas, karena di saat krisis global seperti sekarang ini, di mana penjualan pada turun, laba perusahaan anjlok drastis, daya serap tenaga kerja juga menukik habis, pengguna facebook justru naik melejit luar biasa. Fortune melaporkan bahwa pengguna facebook saat ini terus bertambah sekitar 5 juta orang per minggu. Jumlah pengguna facebook saat ini, Februari 2009, sudah mencapai 175 juta. Angka yang fantastis.

Facebook yang diperkenalkan pada tahun 2004, pada awal Januari tahun ini telah mencapai pengguna 150 juta. Hanya dalam waktu 5 tahun! Ba
... baca selengkapnya di Facebookmania: Buah dari Impian Besar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 05 Januari 2015

Cantik

Cantik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Marina, cepat! Orang–orang sudah menunggumu”, kata wanita berkacamata yang tiap hari menemaniku kemana-mana ini.
“Iya, aku akan segera kesana”, jawabku sambil tersenyum.

Hari ini, 11 April 2012. Dua jam lagi adalah acara peluncuran novel ke-6 ku, yang tentu saja untuk mempersiapkan promosi agar acara ini diketahui oleh publik, aku dan team manajemen mengundang beberapa reporter dari stasiun televisi swasta dan para pembaca setia novelku di gedung pusat perbelanjaan buku dan musik terbesar di kota ini yang desainnya sedikit klasik dan elegan. Hari ini, semua reporter dan kameramen pasti sudah bersiap dengan segudang pertanyaan yang akan diajukan. Dan para pembaca setia novelku sudah menunggu sambil melambaikan tangan di barisan bangku hijau disana.

Aku, Marina. Gadis berusia 27 tahun dengan lesung pipit di pipi sebelah kanan. Memiliki tinggi 160 cm, kulit sawo matang, hidung tidak terlalu mancung dan rambut coklat. Dandanan? Celana panjang warna hitam dan atasan bermotif bunga yang dilapisi dengan cardigan berwarna h
... baca selengkapnya di Cantik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 02 Januari 2015

Wiro Sableng #93 : Lembah Akhirat

Wiro Sableng #93 : Lembah Akhirat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : TUA GILA DARI ANDALAS

SATU

Bayangan putih yang berkelebat di malam gelap dan dingin itu tiba-tiba lenyap laksana ditelan bumi. Beberapa saat kemudian satu bayangan lagi muncul di tempat itu. Sambil mengusap keringat yang membasahi keningnya orang ini memandang berkeliling. Ternyata dia seorang pemuda berwajah tampan, berkumis tipis, mengenakan pakaian serba merah. Sehelai kain hitam menutupi kepalanya sampai ke kening.

"Heran, apa dia punya ilmu amblas ke dalam tanah? Barusan saja aku masih melihat dia berada di depanku. Bagaimana tahu-tahu lenyap tanpa bekas?" Orang yang berkata dalam hatinya itu memandang berkeliling. "Malam gelap sekali. Tapi mataku tak bisa ditipu. Tak ada pohon besar untuk bersembunyi. Tak ada semak belukar untuk mendekam. Aneh...."

Orang ini lalu melangkah ke kiri. Dari sini dia membuat gerakan memutar. Tetap saja orang yang tadi diikutinya tidak kelihatan. "Apa aku meneruskan perjalanan saja menuju Kutogede. Bagaimana kalau berpapasan lagi dengan guru. Seperti kejadian beberapa hari lalu. Hampir aku kepergok olehnya! Kalau dia sampai menemuiku bakalan celaka diriku! Selain itu aku harus memberitahukan satu hal penting pada orang yang kukejar tapi lenyap begitu saja!"

Sambil bicara dalam hati, sepasang mata orang ini terus memandang kian kemari. Apa yang dicarinya
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #93 : Lembah Akhirat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 20 Agustus 2011

Review Pak Bodo (Bukan bodoh)


"PAK BODO" bosone wong kalongan, apak bodo (menjelang lebaran).
nek wes wayahe pak bodo, kalongan rame, sesek ndalan-ndalan wong-wong do metu ning toko-toko mlebu metu. Ono seng nyacak-nyacak sepatu, klambi, rok yo seng akeh nek duwete nyandak yo tuku. Toko jajan juga rame, do tuku roti kalengan, sirup, gandum nggo nggawe jajan toplesan dewe, ono macem-macem. Pasar senteleng / banjarsari opo maneh, saben esok seseke ora jamak kabeh wong do tuku nggo siap-siap bodo.
Seng paleng seneng yo jane toko-toko cino, yo lumrah jugak si, wong sing nduwe toko akehe wong cino. Wong jowone sing duwete akeh (mboh dek ngendi) podo ngetokke duwet. Nyandak ora nyandak pokoke kudu tuku jajan toplesan karo klambi anyar.
Wong kidulan do metu, dek mbuaran, dungwuni, kabeh do teko neng sriratu, matahari, borobudur. Kuwi seng duwite turah-turah. Lha nek seng pas-pasan yo neng alon-alon opo thr simpang lima nek ora ning pasar bae.
Wong kalongan..wong kalongan, uripe angel po'o nek pak bodo biso bae, ono bae. seng maune uripe kangelan, nek pak bodo kok bisa ono. Alhamdulillah. Lha seng dek jakarta opo bekasi opo kota liyane do teko. Terus warung-warung mangan rame, padahal isyek poso tapi mangklihe do ora poso. Seng do mudik mbuak duwite neng kalongan, wes pokok-e pak Basyir dadi seneng pendapatane wong kalongan nek koyo kiye dadi akeh.
Mbiyek ono beskop rahayu - fajar neng kono sebelahe ono warung soto carlam trus dol es campor, tapi saiki wes ora koyo maune, nek maune apak bodo ramene pok. Nek neng alon-alon ono garang asem masduki...jerene saiki ono meneh pasar tiban, pasar seng pindah-pindah nggon, mulai nek sore sampek mbengi, nis...fanis piye nis kabare, kowe seng ngoordinir "pasti" (pasar tiban) ramerak saiki......wah enake nek muleh neng kalongan pingine ora bali meneh neng jakarta.
Dadine langgar-langgar, mesjid-mesjid mangklih do sepi, nek pak bodo wes dadi langgaran, do bolong tengahe, do ora traweh, podo jalan-jalan ndelok-ndelok dol klambi karo cuci mata. Padahal kalongan kuwi nek wayah rajaban, muludan, kabeh do ngada'ake pengajian, langggar kampung, mesjid rame ngundang-ngundang kyai. Pemrintahe ngada'ake pengajian, pulisine juga ngada'ake, habib-pe opo meneh, ngada'ke gede-gedean, kyaine, kampunge, wes pokoke rame ne pok pengajian nang ngendi-ngendi ora....... tapi........ yo ngumpluk tauhid-te neng cangkem tok, sampek sa'iki ora ono hasile, ora mlebu neng ati, ora ndadekake "wajilat qulubuhum", ora ndadeake nambah iman nek wes diwaca'ake ayat-ayat Allah. Buktine akhire wet mbiyek sampek saiki nek mulai tengah-tengah poso sepi ora do traweh.
Nek jarene almarhum ustad Yahya, muludan-mulutan mulut ketan, cangkeme isine ketan, soale nek pengajian, usume do mangan jajan, biasane ketan......ojo jengkel raaaaaa......... aku kan crito kampungku, kotaku, kenanganku.
Terus biasane ono zakat beras dibagekke sak trek, kuwi mauni isik ono bos Kamaludin mhoh saiki bos Tris isik neruske ora. Nek pak bodo koyo kiye, neng kampong arab rame wong-wong mlarat karo seng ngaku mlarat do antri nyjaluk zakat. Walikotane ngundang kyai-kyai sak kalongan kumpul buka bersama trus dibageni duwet karo sarung. Seng dnuwe gajah duduk juga ngundang kyai-kyai mangan buka bersama neng ngumahe, tapi di pisah, nek wong biasa ono jadwale dewe. Lha co'e saiki partai-partai rame do ngundang buka bersama nek wes meh bar posone.
Nek cah-cah kuliah, opo seng wes sukses, do nggawe reuni, do kumpul, ngudang-ngundang koncone, ono seng kangen-kangenan, ono seng nggawe bisnis, ono seng pamer kesuksesane yo macem-macem.
Pokok-e macem-macem mbhoh sampek klalen opo meneh seng tak tulis.....

Ramadhan ...Merdeka...Lebaran

Benarkah kita sedang ber-puasa Ramadhan?

Benarkah kita sudah Merdeka?

Lebaran......untuk siapa.....?

Balqis Humaira EDISI 9 FEBRUARY 2026

  Lo pasti setuju bahwa ​Musuh paling berbahaya itu bukan yang menodongkan pistol di depan muka lo. ​Musuh paling berbahaya adalah orang yan...