Senin, 05 Januari 2015

Cantik

Cantik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Marina, cepat! Orang–orang sudah menunggumu”, kata wanita berkacamata yang tiap hari menemaniku kemana-mana ini.
“Iya, aku akan segera kesana”, jawabku sambil tersenyum.

Hari ini, 11 April 2012. Dua jam lagi adalah acara peluncuran novel ke-6 ku, yang tentu saja untuk mempersiapkan promosi agar acara ini diketahui oleh publik, aku dan team manajemen mengundang beberapa reporter dari stasiun televisi swasta dan para pembaca setia novelku di gedung pusat perbelanjaan buku dan musik terbesar di kota ini yang desainnya sedikit klasik dan elegan. Hari ini, semua reporter dan kameramen pasti sudah bersiap dengan segudang pertanyaan yang akan diajukan. Dan para pembaca setia novelku sudah menunggu sambil melambaikan tangan di barisan bangku hijau disana.

Aku, Marina. Gadis berusia 27 tahun dengan lesung pipit di pipi sebelah kanan. Memiliki tinggi 160 cm, kulit sawo matang, hidung tidak terlalu mancung dan rambut coklat. Dandanan? Celana panjang warna hitam dan atasan bermotif bunga yang dilapisi dengan cardigan berwarna h
... baca selengkapnya di Cantik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 02 Januari 2015

Wiro Sableng #93 : Lembah Akhirat

Wiro Sableng #93 : Lembah Akhirat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : TUA GILA DARI ANDALAS

SATU

Bayangan putih yang berkelebat di malam gelap dan dingin itu tiba-tiba lenyap laksana ditelan bumi. Beberapa saat kemudian satu bayangan lagi muncul di tempat itu. Sambil mengusap keringat yang membasahi keningnya orang ini memandang berkeliling. Ternyata dia seorang pemuda berwajah tampan, berkumis tipis, mengenakan pakaian serba merah. Sehelai kain hitam menutupi kepalanya sampai ke kening.

"Heran, apa dia punya ilmu amblas ke dalam tanah? Barusan saja aku masih melihat dia berada di depanku. Bagaimana tahu-tahu lenyap tanpa bekas?" Orang yang berkata dalam hatinya itu memandang berkeliling. "Malam gelap sekali. Tapi mataku tak bisa ditipu. Tak ada pohon besar untuk bersembunyi. Tak ada semak belukar untuk mendekam. Aneh...."

Orang ini lalu melangkah ke kiri. Dari sini dia membuat gerakan memutar. Tetap saja orang yang tadi diikutinya tidak kelihatan. "Apa aku meneruskan perjalanan saja menuju Kutogede. Bagaimana kalau berpapasan lagi dengan guru. Seperti kejadian beberapa hari lalu. Hampir aku kepergok olehnya! Kalau dia sampai menemuiku bakalan celaka diriku! Selain itu aku harus memberitahukan satu hal penting pada orang yang kukejar tapi lenyap begitu saja!"

Sambil bicara dalam hati, sepasang mata orang ini terus memandang kian kemari. Apa yang dicarinya
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #93 : Lembah Akhirat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 20 Agustus 2011

Review Pak Bodo (Bukan bodoh)


"PAK BODO" bosone wong kalongan, apak bodo (menjelang lebaran).
nek wes wayahe pak bodo, kalongan rame, sesek ndalan-ndalan wong-wong do metu ning toko-toko mlebu metu. Ono seng nyacak-nyacak sepatu, klambi, rok yo seng akeh nek duwete nyandak yo tuku. Toko jajan juga rame, do tuku roti kalengan, sirup, gandum nggo nggawe jajan toplesan dewe, ono macem-macem. Pasar senteleng / banjarsari opo maneh, saben esok seseke ora jamak kabeh wong do tuku nggo siap-siap bodo.
Seng paleng seneng yo jane toko-toko cino, yo lumrah jugak si, wong sing nduwe toko akehe wong cino. Wong jowone sing duwete akeh (mboh dek ngendi) podo ngetokke duwet. Nyandak ora nyandak pokoke kudu tuku jajan toplesan karo klambi anyar.
Wong kidulan do metu, dek mbuaran, dungwuni, kabeh do teko neng sriratu, matahari, borobudur. Kuwi seng duwite turah-turah. Lha nek seng pas-pasan yo neng alon-alon opo thr simpang lima nek ora ning pasar bae.
Wong kalongan..wong kalongan, uripe angel po'o nek pak bodo biso bae, ono bae. seng maune uripe kangelan, nek pak bodo kok bisa ono. Alhamdulillah. Lha seng dek jakarta opo bekasi opo kota liyane do teko. Terus warung-warung mangan rame, padahal isyek poso tapi mangklihe do ora poso. Seng do mudik mbuak duwite neng kalongan, wes pokok-e pak Basyir dadi seneng pendapatane wong kalongan nek koyo kiye dadi akeh.
Mbiyek ono beskop rahayu - fajar neng kono sebelahe ono warung soto carlam trus dol es campor, tapi saiki wes ora koyo maune, nek maune apak bodo ramene pok. Nek neng alon-alon ono garang asem masduki...jerene saiki ono meneh pasar tiban, pasar seng pindah-pindah nggon, mulai nek sore sampek mbengi, nis...fanis piye nis kabare, kowe seng ngoordinir "pasti" (pasar tiban) ramerak saiki......wah enake nek muleh neng kalongan pingine ora bali meneh neng jakarta.
Dadine langgar-langgar, mesjid-mesjid mangklih do sepi, nek pak bodo wes dadi langgaran, do bolong tengahe, do ora traweh, podo jalan-jalan ndelok-ndelok dol klambi karo cuci mata. Padahal kalongan kuwi nek wayah rajaban, muludan, kabeh do ngada'ake pengajian, langggar kampung, mesjid rame ngundang-ngundang kyai. Pemrintahe ngada'ake pengajian, pulisine juga ngada'ake, habib-pe opo meneh, ngada'ke gede-gedean, kyaine, kampunge, wes pokoke rame ne pok pengajian nang ngendi-ngendi ora....... tapi........ yo ngumpluk tauhid-te neng cangkem tok, sampek sa'iki ora ono hasile, ora mlebu neng ati, ora ndadekake "wajilat qulubuhum", ora ndadeake nambah iman nek wes diwaca'ake ayat-ayat Allah. Buktine akhire wet mbiyek sampek saiki nek mulai tengah-tengah poso sepi ora do traweh.
Nek jarene almarhum ustad Yahya, muludan-mulutan mulut ketan, cangkeme isine ketan, soale nek pengajian, usume do mangan jajan, biasane ketan......ojo jengkel raaaaaa......... aku kan crito kampungku, kotaku, kenanganku.
Terus biasane ono zakat beras dibagekke sak trek, kuwi mauni isik ono bos Kamaludin mhoh saiki bos Tris isik neruske ora. Nek pak bodo koyo kiye, neng kampong arab rame wong-wong mlarat karo seng ngaku mlarat do antri nyjaluk zakat. Walikotane ngundang kyai-kyai sak kalongan kumpul buka bersama trus dibageni duwet karo sarung. Seng dnuwe gajah duduk juga ngundang kyai-kyai mangan buka bersama neng ngumahe, tapi di pisah, nek wong biasa ono jadwale dewe. Lha co'e saiki partai-partai rame do ngundang buka bersama nek wes meh bar posone.
Nek cah-cah kuliah, opo seng wes sukses, do nggawe reuni, do kumpul, ngudang-ngundang koncone, ono seng kangen-kangenan, ono seng nggawe bisnis, ono seng pamer kesuksesane yo macem-macem.
Pokok-e macem-macem mbhoh sampek klalen opo meneh seng tak tulis.....

Ramadhan ...Merdeka...Lebaran

Benarkah kita sedang ber-puasa Ramadhan?

Benarkah kita sudah Merdeka?

Lebaran......untuk siapa.....?

Sabtu, 30 April 2011

Catatan Kecil tuk Hari Pendidikan Nasional (2)



DIJAMIN 100% LULUSAN UN
DIJAMIN PINTER DUNIA AKHERAT
DIJAMIN KERJAKAN SOAL SAMBIL MEREM
DIJAMIN MASUK KULIAH TANPA UANG SOGOK

dan macem-macem promo bimbingan belajar yang rame ada disetiap kota
di setiap kota
di setiap kota pasti ada bimbingan belajar
dan ini yang membuat aku bingung tuk mengukur keberhasilan pendidikan di sekolah.

sebenarnya yang membuat anak pintar dan cerdas,
sekolahnya...?
guru di sekolah..?
orang tua ...?
atau bimbingan belajar ....?

belum lagi ada bimbingan semi wajib di sekolah
klo ngga ikut bimbingan mapel dari guru
ya..dijamin nilainya gak bakal naik-naik
...lah wong klo bikin soal disamakan dengan yang di bimbingkan.
yang pasti..beruntunglah orang ber-uang
gampang tuk buat anaknya cerdas
memang itu semua tergantung anaknya
yang pasti lagi
pintar dan cerdas ..itu bisa di beli...
(kacian anak-anak tak ber-uang)....
ya... 1..2..3 anak ada sih...yang gak mampu finansial tapi cerdas dan pintar

nah yang buat aku keheranan lagi
mengapa lembaga-lembaga bimbingan gak pada bikin sekolah aja
kalau ini dilakukan saya yakin..anak-anak Indonesia pasti akan cerdas-cerdas and pintar-pintar
kan mereka lembaga-lemabaga bimbingan belajar berani menjamin :
Lulus UN
Lulus Uji Perguruan Tinggi
Ayolah.....bikin SD-SMP-SMA yang guru-gurunya punya teknik mengajar seperti di bimbingan belajar.
Klo minta gaji tinggi gak masalah...banyak dana berlimpah.
...tapi
saya yakin...hal ini gak akan dilakukan
gak akan.
knapa....
mau tahu....?
itulah mengapa saya heran!

Lalu...
Jadi...
siapa ya yang membuat cerdas dan pintar anak-anak bangsa kita?
apa mungkin jika di suatu kota jika tidak ada lembaga bimbingan belajar, akan bisa diukur keberhasilan suatu sekolah.......?
apa ngga cukup kurikulum yang telah disusun dengan berbagai ugo rampainya ...
ah......napa mesti mikirin...toh disana banyak S5 para mentri yang atur pendidikan nasional kita.

terima kasih bimbingan belajar.


(ESOK) Hari Pendidikan Nasional....sudah berhasilkan guru kita???



Catatan Kecil tuk Hari Pendidikan Nasional (1)

saat kecil kubuka buku sekolah
dan
kubaca ...

ini budi
ini bapak budi

kini budi kecil telah menjadi bapak budi
ya..bapak budi dengan banyak anak
dan ini adalah catatan kecil untuk hari pendidikan nasional kita
ini hanyalah sebuah catatan kecil

anak-anak bapak budi hanya satu yg belum sekolah
diantara yang sudah sekolah
ada sesuatu yang berbeda
antara masa kini dibanding masa budi kecil
masa budi kecil, sewaktu bermain di depan gedung bioskop
sewaktu ada guru yang kebetulan lewat di depan gedung bioskop pula
kami anak-anak sekolah waktu itu berlari ketakutan
takut kepergok sang guru
takut dimarahi pak guru
takut katahuan pak guru, malam-malam gak belajar
tapi kini, pak guru suka ajak muridnya nonton bioskop bersama

sudah tidak bisa ditawar bahwa guru saat ini
telah bergeser dari mendidik menjadi hanya seorang pengajar
ya pengajar suatu mata pelajaran
guru masa kini hanya berorientasi menyampaikan materi pelajaran
ia memindahkan tulisan di buku pelajaran yang masih awam
untuk kemudian diterjemahkan agar siswa bisa menguasainya
usai siswa mengerjakan hasil pelajarannya, maka akan keluar nilai
tidak perlu seorang anak didiknya dinilai moralnya
tidak perlu seorang anak didiknya dinilai akhlaknya
yang penting, bisa mengerjakan soal..diraport ber-nilai bagus.

sedang mendidik,
seorang guru harus memelihara dan memberi tuntunan,
pimpinan, mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran

mampukah......?

Selasa, 12 April 2011

BEASISWA



Menjelang Ajaran Baru, Beasiswa marak, rame dan dicari.......
Namun ada yang tertinggal

Ada yang tahu kapan lahirnya program beasiswa??????????????????

Ada sisi yang sengaja diselipkan dalam blog ini tentang beasiswa

Sudah puluhan tahun beasiswa bergulir
Dan sudah banyak para siswa hingga menjadi mantan siswa, mantan mahasiswa
sudah banyak yang mendapat untung dari beasiswa
sudah banyak yang beruntung karena beasiswa
serta sudah banyak yang makin lemah karena beasiswa

Tapi ........................
aku lihat ...................................
walau beasiswa tentunya telah mencetak anak-anak menjadi makin cerdas
karena memang biasanya beasiswa menyaring dari anak-anak yang sudah cerdas
mengapa
mengapa ........
mengapa negri ini, masih seperti ini
malah makin parah
makin menjadi
seolah ..... bertanya....
kemana anak-anak yang telah dicetak oleh beasiswa
mengapa kecerdasan kalian tidak bisa mem-berkahi negri ini
masih apa anak-anak, orang-orang yang sudah memakan uang beasiswa
dimana kecerdasan kalian kamu pakai.......
untuk siapa kecerdasan kalian wahai penerima beasiswa.....

aku jadi kehabisan pikir....
maklum sejak kecil
belum pernah mengenyam beasiswa...


Balqis Humaira EDISI 9 FEBRUARY 2026

  Lo pasti setuju bahwa ​Musuh paling berbahaya itu bukan yang menodongkan pistol di depan muka lo. ​Musuh paling berbahaya adalah orang yan...