Sabtu, 08 Juli 2017

REZIM DHOLIM

Naudzubillahi mindzaalik , ternyata program chinanisasi tidak hanya dilakukan di Jakarta dan pantai reklamasi. Ternyata sebagian perkebunan pribumi di Tasikmalaya sudah berpindah milik ke orang China. Juga di daerah Lippo Cikarang Bekasi 4000 hektare lebih sudah dibeli oleh pemerintah RRC, rencana akan dibangun apartemen semua, material dan tenaga bangunan (tentara merah) di datang kan dari negeri China. Perolehan nya issu akan ditempati warga China daratan yang akan di pindahkan ke Indonesia. Sungguh keterlaluan PDIP (plus PRD) waktu jaman Gusdur sejak awal telah mengusulkan perubahan undang2 agar warga keturunan China di perbolehkan memiliki tanah. Ternyata pembuatan pangkalan udara Internasional di Kabupaten Majalengka oleh Jokowi merupakan grand Design RRC untuk menguasai tanah sunda yang mayoritas beragama islam. DI tambah lagi Jokowi menegaskan untuk merubah undang2, agar warga China daratan diberikan hak membuat e-KTP dan diakui memiliki dua Kewarganegaraan. Ini sudah jelas banget bahwa arah pemerintahan Jokowi menuju chinanisasi, dengan dilakukan mega proyek kereta cepat, tol laut, jalan tol dan pelabuhan laut peti kemas dan internasional di Cikarang bergabung dengan pemindahan Sukarno hata ke Karawang. Semua ini untuk melancarkan pergerakan RRC dalam pemindahan penduduk. Seperti hal nya di Turkistan warga pribumi membuat pasport a/n pemerintah China. Nantinya bisa juga indonesia menggunakan uang yuan dan paspor RRC seperti Turkistan. Ini adalah perbuatan keji PDI pki. kita tertipu oleh rezim dzolim ini yang telah menipu rakyat dengan menjual negara kita kepada komunis Tiongkok China dengan berpura-pura investasi besar-besaran proyek besar-besaran di mana-mana semua adalah omong kosong ini adalah strategi supaya komunis utk berkuasa di Indonesia kembali dan kita semua adalah korban-korban rezim dholim ini maka oleh karena itu umat Islam di seluruh Indonesia kita bersatu kita ganti sistem demokrasi yang kufur ini

Tidak ada komentar: